Hasil Penjurian Salonfoto Indonesia ke 35 Tahun 2014

Pelaksanaan Penjurian SFI 35-2014

Bulan Oktober 2013, kota Medan terpilih sebagai tuan rumah dalam Raker FPSI di Bandung, Toba Photographer Club (TPC) mulai mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Salon Foto Indonesia (SFI) ke 35. Walaupun baru pertama kali di laksanakan di Medan dan TPC sendiri tentunya belum punya pengalaman sebagai tuan rumah SFI. Namun dengan persiapan panjang, semua progress pekerjaan dapat dilalui dengan baik.

Pada tgl 24 Oktober 2014 SFI 35  telah sampai pada tahap penjurian. Setelah masa pengumpulan karya foto sejak 1 Juli hingga 1 Oktober, maka terkumpul 2.564 foto dari seluruh Indonesia yang terbagi dalam empat kategori yaitu kategori Cetak Warna sebanyak 828 foto, Cetak Monochrome 746, foto Photo Travel 638 foto, dan Foto Creative 352 foto. Untuk menilai foto-foto tersebut, para juri yang merupakan fotografer senior di Indonesia, melakukan penjurian pada hari Jumat (24/10) dan Sabtu (25/10) di Hotel Garuda Plaza Medan. Penjurian ini terbuka untuk umum, sehingga siapa saja boleh menyaksikan proses penjurian setiap kategori yang masing-masing kategori dinilai oleh lima orang juri menggunakan perangkat elektronik.

Kategori foto yang diperlombakan adalah kategori Cetak Warna, Cetak Monochrome, Soft Copy travel, Soft Copy Creative. Setiap kategori terdiri dari 5 orang dewan juri. Bapak Johnny Hendarta dan Bapak Budi Darmawan bertindak sebagai koordinator juri.

 

Sejarah Toba Photographer Club, Medan

Seperti komunitas fotografi lainnya, awal berdirinya Toba Photographer Club (TPC) lahir dari semangat para pendirinya sejumlah 24 orang ditahun 2007 yang saat itu belum ada jejaring sosial sejenis facebook. Sampai saat ini terhitung sebagai salah satu club yang masih bertahan di usianya yang ke 6. Mungkin saja di Medan belum ada club foto yang mampu bertahan di usia yang lebih dari 6 tahun.

Sejak awal berdirinya, visi TPC adalah sharing, gathering dan having fun. Semuanya bermu­la dari hobi, bukan mengedepankan organisasi. Organisasi digunakan sebagai wadah untuk berkumpul dan mengasah kemampuan fotografi para aggotanya. Melalui fotografi, TPC juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan dengan industri fotografi, maupun tidak. Seperti dengan PT. Telkom dalam membangun website , penyelengaraan work­shop dan seminar. Bekerjasama dengan berbagai perusahaan elektronik , agen kamera, sekolah, perusahaan pabrikan , komunitas golf, dll dalam menyelengarakan kegiatan lomba foto, pameran serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Aktivitas hunting dilakukan ke berbagai daerah di Sumatra Utara dan setahun sekali hunting ke luar negeri, seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam dan Thailand. Kegiatan pameran besar di mall juga pernah dilakukan beberapa kali. Kegiatan pameran relatif agak lesu beberapa tahun terakh­ir ini, mungkin mengingat penyelenggaraan pameran butuh persiapan panjang dan biaya yang agak besar.

Tahun 2011, TPC secara resmi diterima menjadi anggota Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) , merupakan satu-satunya federasi foto di Indonesia yang menaungi 30 club foto seluruh Indonesia. Sampai saat ini TPC merupakan satu-satunya club foto di pulau Sumatra yang tergabung dalam FPSI yang dikenal ketat dalam menerima keanggotaan.

Tahun 2013 merupakan titik klimaks dari eksistensi TPC di dunia fotografi, yaitu dengan terpilihnya sebagai tuan rumah Salonfoto Indonesia (SFI) pada raker FPSI bulan Oktober 2013 di Bandung untuk SFI ke 35 tahun 2014. Pertama kali dalam sejarah setelah 34 tahun penyeleng­garaan SFI dan pertama kali juga di pulau Sumatra.

List Pemenang :

Kategori Cetak

Medali Emas

Kegembiraan (63 B) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)

Medali Perak

  1. Morning Conversation (64 B) Mahendra Putra Lim – JAKARTA (45)
  2. Gamelan Player (537 B) Aditya Zen – BANDUNG (143)

Medali Perunggu

  1. Angkat Kaki (294 B) Alex Irawan – BANDUNG (6)
  2. Golden Princes (308 C) David Winarta – JAKARTA (146)
  3. Garden by The Bay (791 B) Hendrik Cuaca – MEDAN (254)
  4. Santorini (511 D) I Made Dana – BALI (134)
  5. The Kite Runner (191 D) Andreas Kosasih – SURAKARTA (54)

Tanda Penghargaan

  1. In Deep Ecstasy (193 D) Yoga Pratama – BEKASI (28)
  2. Kereta Pagi (874 A) ISMAIL ABD MUTTALIB – JAKARTA (211)
  3. Couple (434 A) Peter Hadinata Putra – BANDUNG (137)
  4. Skull Shadow (445 D) David Winarta – JAKARTA (146)
  5. DYNAMIC CURIOSITY (468 B) HADI SETIA DHARMA – SEMARANG (125)
  6. The Master (583 B) Rahmat Takbir – PAPUA BARAT (183)
  7. Kungfu Master (586 B) J. Teguh Widjaja – BANDUNG (186)
  8. Belajar Kitab Suci (601 B) Tedy The Kion – SURABAYA (230)
  9. Selamat Pagi (681 A) Nunu Rizani – BANDUNG (241)
  10. Penambang Bukit Kapur Aermata (734 D) Reza Suryapermana – SURABAYA (249)

Pasangan Terbaik

  1. Gold Stranger (293 C) Yoga Pratama – BEKASI (28)
  2. Red and White (299 B) Yoga Pratama – BEKASI (28)
  3. Beauty in Red (71 A) Yoga Pratama – BEKASI (28)
  4. In Deep Ecstasy (193 D) Yoga Pratama – BEKASI (28)

Best Landscape

Avatar (138 D) Parulian – SURABAYA (31)

Medali Emas

Cuban Life (364 A) I Made Dana – BALI (134)

Medali Perak

  1. Hujan (250 D) Joko Nuswantoro – RIAU (75)
  2. Mencari Makan (720 B) Effendi Suryajaya – JAKARTA (228)

Medali Perunggu

  1. Setia Menemani (519 C) JUNAIDI SUDIRMAN – MAKASSAR (167)
  2. Spirit Nenek Bongkok (523 D) Tan Kiki Rustandar – SURABAYA (213)
  3. Ibu guru (582 B) Imam Hartoyo – TANGERANG (129)
  4. Lama Banget Sih (260 C) Sebastian Kisworo – BOGOR (7)
  5. Interior (288 B) Dibyo Gahari – BANDUNG (90)

Tanda Penghargaan

  1. Keluarga Orang Utan (277 B) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)
  2. POTRET DIRI (394 D) I WAYAN SUMATIKA – DENPASAR (133)
  3. Menunggu Sang Tuan (436 B) Muhammad Jeffry Hanafiah – YOGYAKARTA (220)
  4. The Barber (92 C) Lina Gunawan – JAKARTA (41)
  5. Silent Freeze (102 D) Gunawan Rustandi – JAKARTA (33)
  6. The Boy and The Mirror (103 A) Andi Abdul Halil – RIAU (25)
  7. Dingin Ma.. (247 B) Andreas Kosasih – SURAKARTA (54)
  8. Pergi Bersama (701 D) Hubert Januar – SURABAYA (237)
  9. Fly Over (535 B) Herry Wiyanto – MAGELANG (214)
  10. Terlelap (806 D) Imam Syafii – SURABAYA (242)

Best Human Interest

Ibu guru (582 B) Imam Hartoyo – TANGERANG (129)

Kategori Softcopy

Medali Emas

Serendipity (241 C) Hardijanto Budiman – TANGERANG (4)

Medali Perak

  1. Homeless (189 B) Harris Rinaldi – BEKASI (76)
  2. Apple (5 A) Dudy Fazriansyah – MEDAN (218)

Medali Perunggu

  1. Flow (30 A) Rusdi Sunandar – JAKARTA (50)
  2. Gold Lady (197 C) Misbahol Munir – SOLO (63)
  3. End of The Road (201 B) Hardijanto Budiman – TANGERANG (4)
  4. Roda Kehidupan (291 B) Budi Gunawan – BANDUNG (141)
  5. OVERFLOW (236 B) HADI SETIA DHARMA – SEMARANG (125)

Tanda Penghargaan

  1. Looking (511 B) Josep Huang – BANDUNG (252)
  2. Narsis (539 A) Anwar Affandi Harahap – MEDAN (275)
  3. Break out (597 C) Josep Huang – BANDUNG (252)
  4. Make Up (205 B) Toni Kusnandar – BANDUNG (203)
  5. MA’BADONG (246 A) ENDI ALLORANTE – RANTEPAO (202)
  6. Spanish Violin (255 C) Tonny Djohan – MALANG (5)
  7. Where Are You (280 A) Misbahol Munir – SOLO (63)
  8. The Law (32 A) Harris Rinaldi – BEKASI (76)
  9. Melasti 2 (139 D) Rasmono Sudarjo – SURABAYA (195)
  10. Offering Beauty (176 B) Charles Widjaja – JAKARTA (154)

Best Kreatif Inovatif

Silhouette (224 A) Herry Wiyanto – MAGELANG (214)

Medali Emas

Wisatawan Domestik (152 B) Pandji Vasco Da Gama – SOLO (43)

Medali Perak

  1. I Love Bromo (361 A) Josua Victor – SURABAYA (215)
  2. Di Sudut Rumah (460 A) Ida Bagus Putra Adnyana – BALI (197)

Medali Perunggu

  1. Autentica Cuba (508 B) I Made Dana – BALI (134)
  2. Tari Tortor (521 C) Thaib Chaidar – MAKASSAR (171)
  3. Potala (388 B) Arya Marta – BANDUNG (156)
  4. Ma’nene (321 D) JUNAIDI SUDIRMAN – MAKASSAR (167)
  5. MY LIFE MY ADVENTURE (476 B) Sofyan Efendi – JAKARTA (172)

Tanda Penghargaan

  1. Frame in Bhutan (488 D) Anom Manik Agung – BALI (132)
  2. One Day in Jeju (493 A) Peter Hadinata Putra – BANDUNG (137)
  3. Mekah (500 C) Arya Marta – BANDUNG (156)
  4. Ranger’s City (609 B) Shikhei Goh – BATAM (270)
  5. Ma Nene Tau-Tau (668 B) Muh.Yusri – MAKASSAR (243)
  6. Burj Khalifa (463 A) JUNAIDI SUDIRMAN – MAKASSAR (167)
  7. Pesona Padang Pasir (215 B) Ahmad Zulharmin Fariza (Amenk) – RIAU (72)
  8. In Frame (234 C) Agung Lawerissa Setiawan – SOLO (84)
  9. Si Hitam dari Teluk Kiluan (34 D) Mahendra Putra Lim – JAKARTA (45)
  10. Magnificent Bromo (134 C) Lina Gunawan – JAKARTA (41)

Pasangan Terbaik

  1. Spectacular Lights (100 A) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)
  2. Pray to God (222 D) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)
  3. Ngaben Masal (263 C) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)
  4. Menari Bersama (264 B) Agatha Anne Bunanta – JAKARTA (51)

 

Best Pariwisata Nusantara

Tari Tortor (521 C) Thaib Chaidar – MAKASSAR (171)

 

 

 

admin

Traveler yang memulai blog ini menjadi sebuah sesuatu yang berguna bagi para backpacker dan Solo Traveler seperti saya yang aslinya adalah seorang pecinta jalan-jalan dan traveling ke berbagai pelosok dunia, berbaur dengan penduduk setempat dan melebur diri ke dalam rutinitas yang jauh dari hiruk pikuk kota, saya juga menganggap ini bukan hanya sekedar traveling biasa, tapi saya berusaha membuka jendela dunia melalui blog traveling yang saya sajikan kepada anda untuk di jadikan tempat merefleksikan diri

Latest posts by admin (see all)

Leave a Reply