Indonesia Melawan Teror #KamiTidakTakut

Dhuar….. Tiba-tiba ledakan bom yang meluluh lantakkan pos Polisi di Gedung Sarinah kemudian disusul dengan baku tembak antara TNI/ Polri dengan pelaku teror. Sesaat setelah kejadian tersebut, berita ledakan bom di Jakarta menyebar secara massive di dunia maya, foto korban dan lokasi kejadian berseliweran di media sosial.

Tujuan dari teror tersebut adalah untuk menyebarkan rasa takut, dengan semakin banyak menyebarkan foto-foto kejadian ledakan bom Jakarta tersebut maka tujuan dari pelaku teror itu telah tercapai, karena dengan semakin banyak di bicarakan orang maka operasi tersebut makin sukses.

Apresiasi setinggi-tingginya kita sampaikan kepada TNI/Polri yang bersinergi mengagalkan aksi teror lebih jauh lagi, bermula pada Desember 2015 ketika Polisi berhasil membongkar jaringan teroris di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dalam pengakuannya mereka sedang mempersiapkan aksi teror untuk akhir tahun 2015. Berkat kesiapan dan kerja keras dari segenap aparat kita dapat melewati pergantian tahun dengan baik tanpa terjadi suatu insiden.

Akhirnya pada hari ini tanggal 14 Januari 2015, ketika setiap orang sibuk dengan aktifitas mereka, kabar meledaknya bom di Jakarta tentu sangat mengejutkan semua orang, tanpa membutuhkan waktu yang lama, sekitar 5-10 menit kawasan Sarinah telah di kepung oleh TNI/ Polri dan kemudian melumpuhkan para teroris tersebut. Apapun motif mereka, sebagai manusia yang beragama tentunya kita patut mengutuk setiap aksi teror yang merengut nyawa orang tidak berdosa demi untuk “membela” Tuhan.

Kemudian terlintas di benak saya apakah Tuhan harus dibela manusia ?? sehingga mereka mengorbankan diri dan orang-orang yang tidak berdosa mati dalam kesia-siaan hanya karena mereka percaya bahwa “tuhan” harus di bela dan hasil akhir daripada pengorbanan diri mereka adalah mereka dan seisi keluarga akan di selamatkan dan menjadi penghuni “surga”. Sampai sekarang doktrin yang begini tidak sanggup saya terima secara akal.

Indonesia menjadi target aksi teror dari tahun 1981 hingga hari ini, kejadian Bom Bali I dan Bom Bali II yang paling berdampak pada pariwisata Indonesia dan Bali saat itu, wisatawan yang datang ke Bali turun hingga 90%, berkat upaya dari masyarakat Bali dan pelaku pariwisata yang terus menerus mengkampanyekan bahwa Bali aman serta dukungan dunia Internasional, lambat laun pariwisata Bali kembali bangkit.

IMG_6917

Demikian halnya saat ini, kesatuan dan solidaritas kita kembali diuji oleh orang-orang yang menjual ‘agama’ untuk meruntuhkan Indonesia, kita kembali harus bersinergi untuk mengatakan #KitaTidakTakut kepada para pelaku teror dan aksinya, rakyat Indonesia akan #bersatu dalam menghadapi persoalan ini, upaya mereka tidak akan menyurutkan setapak pun langkah kita untuk menyerah.

Mari kita terus kampanyekan pesan-pesan positif, pesan yang mengatakan kepada pelaku teror #KitaTidakTakut setelah apa yang mereka lakukan kita tetap ada dan malah makin bersatu untuk #Indonesia. Kita percaya bahwa Indonesia sedang dalam tangan Tuhan, Tuhan yang tidak pernah menggantungkan diriNya kepada manusia untuk dibela, Tuhan yang Alpha dan Omega, Tuhan yang menjadi pembela kita. Apapun agamamu, mari kita sama-sama berdoa kepada Tuhan untuk menjaga Indonesia, tiada sesuatu pun yang terjadi di Indonesia ini luput dari perhatian Tuhan. Kehadiran para pelaku teror ini untuk menguji keutuhan kita sebagai #RakyatIndonesia untuk tetap berdiri teguh. #IndonesiaBangkit #IndonesiaBisa.

 

Tanjung Morawa, 14 Januari 2016

 

Leave a Reply