Ada Istana Cinta di Negeri Perak

Kellie's Castle Ipoh

Siapa sangka, di Negeri Perak terdapat sebuah istana yang dibangun oleh seorang pemuda Scotland yang bernama William Kellie Smith untuk istrinya Agnes, tapi sayangnya impian memberikan istana sebagai tanda cinta kepada sang Istri tidak dapat terwujud, Kellie Smith meninggal dunia pada tahun 1926 karena Pneumonia.

Istana Kellie’s ini telah berumur lebih dari seabad, kondisi yang saat ini persis sama dengan kondisi ketika Istana tersebut ditinggalkan oleh Kellie, dan kemudian dijual oleh Agnes kepada Horrison & Crossfield sebuah kongsi dagang yang bergerak di bidang perniagaan teh dan kopi sepeninggal Kellie.

Namun sayangnya istana tersebut juga ditelantarkan oleh mereka, hingga kemudian pihak Kerajaan Negeri Perak mengambil alih perawatan dan keberadaan bangunan istana tersebut, dan disulap menjadi objek wisata yang di beri nama sesuai dengan nama pemilik pertama yaitu William Kellie Smith Castle yang juga disingkat Kellie’s Castle.

kella house dan kellie's castle

kella house dan kellie’s castle

Awal Karir William Kellie Smith

Pemuda kelahiran Dallas, Morray Firth, Skotlandia 1 Maret 1870 itu ikut rombongan Charles Alma Baker, seorang perintis jalan bagi kolonial dari New Zealand. Bersama Alma, William dibawa ke satu proyek pembangunan jalan di Selatan Perak dan di Batu Gajah, Negeri Perak, Malaysia.

William adalah anak keturunan petani miskin. Ia anak ketiga dari  lima bersaudara. Namun untuk mengubah nasibnya dia memutuskan untuk merantau dan mengadu nasib di negeri yang sama sekali tidak dikenalnya. Namun, berkat kerja kerasnya dia akhirnya dapat sukses. Pada 1896 dia memutuskan untuk membuka firmanya sendiri. Ia kemudian dikontrak untuk pembangunan rel kereta api.

Bekerja bersama Alma Baker telah mendatangkan banyak keuntungan. Dia juga mendapatkan 200 hektar tanah di kawasan Batu Gajah. Di lahan itulah, William kemudian menanam berbagai tanaman yang mempunyai harga jual yang tinggi yaitu kopi dan tanaman karet. Tetapi  dia tidak terlalu lama menanam kopi karena waktu itu, kopi Brazil menguasai pasar dunia. Kemudian karena melihat peluang permintaan karet lumayan tinggi dia mengganti tanaman kopi menjadi pohon karet. Usaha karetnya mengalami kemajuan yang luar biasa.

Pertemuan William Kellie Smith dengan Agnes

Pada tahun 1903, William Smith pulang ke Scotlandia untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit, dalam perjalanan pulang inilah dia bertemu dengan calon isterinya, Agnes. Setelah kembali ke Malaya, William menambah nama “Kellie” pada nama beliau, dan dikenali sebagai William Kellie Smith. Nama “Kellie” adalah nama ibunya. Selain itu dia juga menikahi Agnes. Agnes merupakan pewaris perusahaan kapas yang dikelola oleh keluarga beliau, Agnes dikatakan bakal mewarisi dana sebesar 300,000 pound.

Setelah menikahi Agnes, William tinggal di rumah nya yang dibangun di kawasan ladang miliknya, rumah tersebut dinamakan Kellas House. Kellas House dibangun dari kayu, di daerah tropis ketika suhu panas maka rumah akan turut panas, keadaan tersebut sangat tidak cocok buat Agnes. Agnes tidak suka dengan Kellas House dan mengimpikan sebuah rumah yang lebih sesuai. Sewaktu mengandung Helen, Agnes telah menyampaikan maksudnya kepada William.

Kella House, rumah pertama William dan Agnes

Kella House, rumah pertama William dan Agnes

Dengan usaha yang terus berkembang , William bermaksud membangunkan sebuah rumah yang lebih baik buat istrinya, dan lagian istrinya juga akan mendapatkan warisan sebesar 300,000 Pound sterling yang dianggap lebih dari cukup untuk membangun rumah idaman mereka. Setelah Agnes melahirkan anak sulung mereka Helen pada 1904, William terus mengusahakan pembangunan kediaman baru mereka, pada tahun yang sama, William meminjam uang dari sebuah firma keuangan dari Singapura.

Kellie's Castle dilihat dari jembatan sungai Kinta

Kellie’s Castle dilihat dari jembatan sungai Kinta

Setahun setelah rencana pembangunan rumah tersebut, William menerima berita yang kurang baik, para pemegang saham dana milik istrinya memberitahukan bahwa dana sebesar 300,000 pound itu baru akan diserahkan setelah tahun 1908.

Pembangunan Kellie’s Castle

Pada tahun 1908 setelah dana yang diwarisi oleh Agnes telah diserahkan kepada mereka, pembangunan istana akhirnya dapat segera diteruskan. William menggaji 70 orang tenaga kerja dari Madras, India untuk menyiapkan kediaman beliau, kebanyakkan bahan pembangunan istana berupa hiasan, batu marmer di import dari India, sementara keramik lantai yang akan dipergunakan diimpor dari Italia. Batu bata jenis aprikot yang digunakan dibuat di Malaya, begitu juga dengan kayu cengal yang menghiasi  kusen pintu dan tingkap istana, kualitas kayu cengal memang diakui serta mampu bertahan utuh hingga 200 tahun lamanya.

penampakan luar kellies castle

penampakan luar kellies castle

Oleh karena pada saat itu semen belum ada di Malaya, maka dinding istana tersebut dibangun dengan cara yang sangat unik, yaitu dengan menggunakan campuran putih telur itik, pasir, kapur, gula merah dan madu. Dengan seni pembangunan yang mempunyai perpaduan konsep Greco – Roman, Moorish dan india, istana ini memang sangat unik. Menurut Zamari Muhyi, Pengurus Istana Kellie, pembangunan istana ini tidak menggunakan paku, besi atau mesin berat. Menurut beliau lagi, seandainya lift di menara Istana Kellie tersebut selesai, maka bangunan itu akan menjadi bangunan pertama di Malaysia yang mempunyai lift.

Tempat lift yang jika jadi dipasang menjadi lift pertama di malaysia

Tempat lift yang jika jadi dipasang menjadi lift pertama di malaysia

Masalah-masalah menerpa William Kellie Smith

Meskipun masalah keuangan telah dapat diatasi oleh William, proses pembangunan istananya boleh dibilang belum berjalan mulus, pada saat itu meletus pula Perang Dunia Pertama di Eropa. Pengiriman bahan baku dari luar negeri melalui jalur laut menjadi sangat lambat, sementara biaya pengiriman melalui darat meningkat berkali-kali lipat. William sangat terdesak untuk segera menyiapkan bangunan istananya karena Agnes telah melahirkan anak kedua mereka yaitu Anthony.

kamar anak laki-laki kellies

kamar anak laki-laki kellies

Pembangunan terhambat juga karena wabah penyakit yang disebut “Spanish’s Flu” yang berawal di Eropa telah menyebar ke Asia, terutamanya India, melalui aktivitas perdagangan.  Wabah ini akhirnya melanda Malaya, melalui pekerja perkebunan yang dibawa dari India, Wabah tersebut mendatangkan beban yang amat besar kepada William,  semua tenaga kerja sebanyak 70 orang yang dibawa khusus dari India untuk membangun Istana Kellie telah meninggal dunia karena wabah tersebut.

Dampak  penyakit “Spanish Flu” yang telah merengut nyawa pekerja William tersebut menyebabkan pekerja perkebunan yang lainnya yang berasal dari India berada dalam ketakutan. Mereka merasakan mereka perlu mendapatkan perlindungan daripada tuhan mereka, akhirnya mereka  memohon kepada William Kellie Smith untuk membangun sebuah kuil untuk Dewa Mariamman, beliau setuju untuk membangun kuil tersebut. Sebagai tanda penghargaan kepada William Kellie Smith, sebuah patung mirip dengan beliau telah diukir dan diletakkan bersama patung-patung dewa lain di atas atap kuil tersebut.

Kuil sri mariamman - sumber foto : http://www.malaysiantemples.com/2012/11/kellies-castle-sri-mariamman-temple.html

Kuil sri mariamman – sumber foto : http://www.malaysiantemples.com/2012/11/kellies-castle-sri-mariamman-temple.html

Patung William di atap kuil - sumber foto : http://www.malaysiantemples.com/2012/11/kellies-castle-sri-mariamman-temple.html

Patung William di atap kuil – sumber foto : http://www.malaysiantemples.com/2012/11/kellies-castle-sri-mariamman-temple.html

William Kellie Smith Meninggal Dunia

Pada tahun 1926, William serta anaknya Helen pergi ke Lisbon, Portugal sebelum kemudian melanjutkan perjalanan merkea ke Inggris untuk mengunjungi Agnes dan Anthony. Pada kunjungan tersebut sebenarnya beliau juga akan membawa pulang 1 set lift yang di pesan untuk dipasang di atas menara istananya. Sayangnya sewaktu berada di  Portugal, William terserang penyakit radang paru-paru (Pneumonia)  yang kronik, beliau akhirnya meninggal dunia di Lisbon pada 11 Desember 1926 pada usia 56 tahun.

Setelah kematian suaminya, Agnes meninggalkan Malaya dan kembali ke Inggris, sebelum itu beliau menjual segala harta milik mereka, termasuk Istana Kellie. Perkebunan milik Kellie telah dijual kepada Perusahaan Harrisons and Crosfield. Perusahaan yang mengambil alih perkebunan ternyata tidak berminat dengan proyek istana tersebut, lalu pembangunannya tidak diteruskan dan dibiarkan begitu saja, maka pembinaan istana Kellie terhenti pada tahun 1926.

batu bata aprikot dan jendela kayu cengal

batu bata aprikot dan jendela kayu cengal

Jendela dengan kayu cengal yang terkenal kuat

Jendela dengan kayu cengal yang terkenal kuat

Arsitektur moghul pada pintu kellie's castle

Arsitektur moghul pada pintu kellie’s castle

Kellies castle sering di gunakan untuk lokasi pre wedding

Kellies castle sering di gunakan untuk lokasi pre wedding

penampakan sungai kinta yang memisahkan kellies castle dengan dunia luar

penampakan sungai kinta yang memisahkan kellies castle dengan dunia luar

Oleh pihak Pengurus Pelancongan, Kesenian dan Kebudayaan Negeri Perak, Kellie’s Castle dijadikan salah satu daerah tujuan wisata. Bila ada turis yang ingin merasakan sensasi Eropa, kini ada satu istana di Malaysia yang bisa dinikmati. Tak perlu jauh-jauh ke Eropa. Kellie’s Castle juga tak kalah hebat. Pada saat ini kita dapat traveling murah ke Kellie’s Castle, hanya dengan menempuh perjalanan 40 menit dari Medan ke Ipoh menggunakan You Wing Air kita telah dapat menikmati keindahan alam dan budaya Negeri Perak, bersama Destination Perak tentunya kita di suguhi beragam wisata yang terjangkau dan berkualitas.

You Wing Air Flight Schedule

You Wing Air Flight Schedule

 

 

karnadi lim

karnadi lim

Founder at KarnadiLim.com
Penggiat dunia pendidikan yang juga jatuh cinta pada traveling dan fotografi. Kerap menghabiskan waktu libur dengan berpetualang ke berbagai tempat yang eksotis dan kota tua serta UNESCO heritage site menjadi spot wajib dalam petualangannya. Karyanya terangkum apik di www.karnadilim.com
karnadi lim

Latest posts by karnadi lim (see all)

2 Comments

Leave a Reply